Tampilkan postingan dengan label Design. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Design. Tampilkan semua postingan

Area kerja pada Photosop

area-kerja.jpg
Keterangan :
A : Menu
B : Tool Option Bar
C : Pallete Well
D : Toolbox
E : Status Bar
F : Area Gambar
G : Dari atas ke bawah : navigation palette, color palette, history palette dan layer palette

Tool Penting di Photosop 3

Menu
menu-photoshop.jpg
1. FileBerkaitan dengan file seperti menyimpan, membuka, export, import, dan cetak.
2. EditMenu editing secara umum seperti cut, copy, paste, transform image, serta untuk mengatur preferences Adobe Photoshop.
3. ImageBerisi editing image untuk mengatur warna, hue/saturation, brightness/contrast, ukuran.
4. LayerBerkaitan dengan manajemen layer pada image, seperti menambah layer, menghapus, menambah efek pada layer, serta masking.

5. SelectBerkaitan dengan selection image.
6. FilterBerhubungan dengan pada Photoshop yang dapat digunakan untuk memberi Efek tertentu pada image.
7. ViewDigunakan untuk pengaturan view seperti zooming image, menampilkan skala, dan sebagainya.
8. WindowDigunakan untuk mengatur / menampilkan window
9. HelpUntuk menampilkan help dan tutorial Adobe Photoshop.

2. Tool Option Bar
tool-option-bar.jpg
Hampir semua tool pada Toolbox memiliki options, yang ditampilkan pada Tool Option bar. Options tersebut digunakan untuk mengatur nilai parameter atau
option dari tool yang sedang aktif/dipilih. Sebagai contoh :
tool-option-bar2.jpg
Setelah nilai parameter pada tool option bar diubah-ubah , (kita dapat mengembalikannya lagi menjadi nilai default (nilai semula). Yaitu dengan memilih icon tool yang ada di sebelah kiri, kemudian klik tombol . Pada context menu yang muncul, pilih Reset Tool untuk mengembalikan nilai default dari tool yang sedang dipilih. Apabila ingin mengembalikan nilai default semua tools, pilih Reset All Tools.

reset-all-tool.jpg

Tool Penting di Photosop 3

Menu
menu-photoshop.jpg
1. FileBerkaitan dengan file seperti menyimpan, membuka, export, import, dan cetak.
2. EditMenu editing secara umum seperti cut, copy, paste, transform image, serta untuk mengatur preferences Adobe Photoshop.
3. ImageBerisi editing image untuk mengatur warna, hue/saturation, brightness/contrast, ukuran.
4. LayerBerkaitan dengan manajemen layer pada image, seperti menambah layer, menghapus, menambah efek pada layer, serta masking.

5. SelectBerkaitan dengan selection image.
6. FilterBerhubungan dengan pada Photoshop yang dapat digunakan untuk memberi Efek tertentu pada image.
7. ViewDigunakan untuk pengaturan view seperti zooming image, menampilkan skala, dan sebagainya.
8. WindowDigunakan untuk mengatur / menampilkan window
9. HelpUntuk menampilkan help dan tutorial Adobe Photoshop.

2. Tool Option Bar
tool-option-bar.jpg
Hampir semua tool pada Toolbox memiliki options, yang ditampilkan pada Tool Option bar. Options tersebut digunakan untuk mengatur nilai parameter atau
option dari tool yang sedang aktif/dipilih. Sebagai contoh :
tool-option-bar2.jpg
Setelah nilai parameter pada tool option bar diubah-ubah , (kita dapat mengembalikannya lagi menjadi nilai default (nilai semula). Yaitu dengan memilih icon tool yang ada di sebelah kiri, kemudian klik tombol . Pada context menu yang muncul, pilih Reset Tool untuk mengembalikan nilai default dari tool yang sedang dipilih. Apabila ingin mengembalikan nilai default semua tools, pilih Reset All Tools.

reset-all-tool.jpg

Tool Penting di Photosop 2

Sambungan dari tool-tool photoshop yang pertama, sekarang ke area ToolBox. Toolbox fungsinya sangat penting karena memudahkan kita. Berikut ini akan dijelaskan mengenai fungsi dari masing-masing tools yang terdapat pada toolbox Adobe Photoshop . Untuk cara penggunaan lebih detil masing-masing tools akan dijelaskan secara terpisah.
toolbox.jpg
A. SELECTION TOOL
  • A.1. Marquee Tool
    Saat kita klik Marquee Tool kita bisa melihat ada 4 jenis marquee tool
    1. Rectangular Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk segi empat pada image.
    2. Elliptical Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk elips atau lingkaran pada image.
    3. Single Row Marquee
    Digunakan untuk membuat area selection satu baris pada image (ukuran tinggi selection adalah 1 pixel)
    4. Single Column Marquee
    Digunakan untuk membuat area selection satu kolom pada image (ukuran lebar selection adalah 1 pixel).  
  • A.2. Move Tool
    Shortcut keyboard: V
    Digunakan untuk menggeser/memindah selection, layers, dan guides.
  • A.3. Lasoo Tool
    (Shortcut keyboard: L, atau Shift + L untuk mengubah jenis Lasoo) Terdiri dari 3 jenis yaitu:
    1. Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection dengan bentuk bebas
    2. Polygonal Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk polygon
    3. Magnetic Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection dengan cara menempelkan
    tepi selection pada area tertentu pada image.
  • A.4. Magic Wand Tool
    Shortcut keyboard: W
    Digunakan untuk membuat area selection yang memiliki warna serupa.Perbedaan toleransi warna dapat diatur pada tool option bar.
B. CROP & SLICE TOOL
  • B.1. Crop Tool
    Shortcut keyboard: C
    Digunakan untuk memangkas image (memotong dan membuang area tertentu dari image)
    B.2. Slice Tool(Shortcut keyboard: K, atau Shift + K untuk mengubah slice)
    Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Slice Tool
    Digunakan untuk membuat potongan-potongan dari suatu image
    2. Slice Select Tool
    Digunakan untuk memilih potongan pada suatu image
C. RETOUCHING TOOL
  • C.1. Patch/Healing Brush Tool
    (Shortcut keyboard: J, atau Shift + J mengubah tool)
    1. Patch Tool
    Digunakan untuk mengecat/melukis pada area tertentu image dengan pola (pattern) atau sample tertentu. Cocok untuk memberbaiki image yang rusak.
    2. Healing Brush Tool
    Digunakan untuk mengecat/melukis image dengan pola atau sample tertentu. Cocok untuk memperbaiki image yang agak rusak.
  • C.2. Stamp Tool
    (Shortcut keyboard: S, atau Shift + S untuk mengubah tool) terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Clone Stamp Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan sample image tertentu
    2. Pattern Stamp Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu
     
  • C.3. Eraser Tool
    (Shortcut keyboard: E, atau Shift + E untuk mengubah jenis eraser)
    Terdiri dari 3 jenis yaitu:
    1. Eraser
    Digunakan untuk menghapus pixel image dan mengembalikannya ke state tertentu.
    2. Background Eraser
    Digunakan untuk menghapus area tertentu image menjadi transparan.
    3. Magic Eraser
    Digunakan untuk menghapus area tertentu image yang memiliki warna yang serupa menjadi transparan dengan satu kali klik.
  • C.4. Sharpen, Blur, Smudge Tool
    (Shortcut keyboard: R, atau Shift + R)
    1. Sharpen Tool
    Digunakan untuk menajamkan area tertentu pada image.
    2. Blur Tool
    Digunakan untuk menghaluskan/mengaburkan area tertentu pada image.
    3. Smudge Tool
    Digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu pada image
  • C.5. Dodge, Burn, Sponge Tool
    (Shortcut keyboard: O, atau Shift + O)
    1. Dodge Tool
    Digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada image
    2. Burn Tool
    Digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada image
    3. Sponge Tool
    Digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada image.
D. PAINTING TOOL
  • D.1. Brush Tool
    (Shortcut keyboard: B, atau Shift + B untuk mengubah tool) Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Brush Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan goresan kuas
    2. Pencil Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan goresan pencil
  • D.2. History Brush Tool
    (Shortcut keyboard: Y, atau Shift + Y untuk mengubah jenis)
    Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. History Brush Tool
    Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari Image
    2. Art History Tool
    Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state
    history dari image, dengan model artistik tertentu. 
  • D.3. Gradient, Paint Bucket Tool
    (Shortcut keyboard: G, atau Shift + G)
    1. Gradient Tool
    Digunakan untuk mengecat area yang dipilih (selected area) dengan
    perpaduan banyak warna.
    2. Paint Bucket Tool
    Digunakan untuk mengecat area yang dipilih dengan warna foreground
    atau pola tertentu.
E. DRAWING AND TYPE TOOL
  1. E.1. Selection Tool
    (Shortcut keyboard: A, atau Shift + A untuk mengubah jenis) Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Path Selection Tool
    Digunakan untuk melakukan selection path
    2. Direct Selection Tool
    Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point dari path.
    E.2. Type Tool(Shortcut keyboard: T, atau Shift + T untuk mengubah jenis) Terdiri dari 4 jenis yaitu:
    1. Horizontal Type Tool
    Digunakan untuk membuat tulisan secara horizontal
    2. Vertical Type Tool
    Digunakan untuk membuat tulisan secara vertikal
    3. Horizontal Type Mask Tool
    Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara horizontal
    4. Vertical Type Mask Tool
    Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara vertikal
  2. E.3. Pen Tool
    1. Pen Tool
    (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
    Digunakan untuk membuat path dengan lengkung-lengkung yang halus
    2. Freeform Pen Tool
    (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
    Digunakan untuk membuat path berbentuk bebas (sesuka kita )
    3. Add Anchor Point Tool
    Digunakan untuk menambah anchor point atau titik editor pada path
    4. Delete Anchor Point Tool
    Digunakan untuk menghapus anchor point tertentu pada path  
5. Convert Point Tool
Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point tertentu pada path
  • E.4. Shape Tool(Shortcut keyboard: U, atau Shift + U untuk mengubah jenis)
    1. Rectangle Tool
    Digunakan untuk menggambar bentuk segi empat
    2. Rounded Rectangle Tool
    Digunakan untuk menggambar segi empat melengkung
    3. Ellipse Tool
    Digunakan untuk menggambar ellipse
    4. Polygon Tool
    Digunakan untuk menggambar polygon
    5. Line Tool
    Digunakan untuk menggambar garis lurus
    6. Custom Shape Tool
    Digunakan untuk menggambar bentuk tertentu dari daftar bentuk yang ada
F. ANNOTATION, MEASURING & NAVIGATION TOOL
  • F.1. Notes Tool
    (Shortcut keyboard: N, atau Shift + N untuk mengubah jenis)
    1. Notes Tool
    Digunakan untuk membuat catatan pada image seperti copyright.
    2. Audio AnnotationTool
    Digunakan untuk membuat suara/audio pada image
  • F.2. Eyedropper, Measure Tool
    (Shortcut keyboard: I, atau Shift + I)
    1. Eyedropper Tool
    Digunakan untuk mengambil sample warna pada image untuk warna
    foreground
    2. Color Sampler Tool
    Digunakan untuk mengambil berbagai sample warna pada image
    3. Measure Tool
    Digunakan untuk mengukur jarak atau sudut pada image
  • F.3. Hand Tool
    Shortcut keyboard: H
    Digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang image di dalam window view area.
  • F.4. Zoom Tool
    Shortcut keyboard: Z
    Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan image.
  • F.5. Background and foreground color
    Supaya default tekan tombol D maka warna foreground dan background menjadi putih dan hitam. Untuk menukar warna background dan foreground tekan tombol X.
  • F.6. Normal and Quickmask ModeNormal Mode : Semua fungsi seperti brush akan berjalan seperti biasanya. Quickmask Mode : fungsi brush bisa dipakai untuk seleksi cuman jika setelah proses quickmask maka yang diseleksi malah dibagian luar nya.
  • F.7. Screen Mode
    Untuk melihat tampilan area kerja windows.

Tool Penting di Photosop

1. FILL
Edit > fill
Berfungsi untuk memberi warna di dalam area seleksi atau warna keseluruhan kalau tidak ada seleksi. Warna bisa diatur didalam windows option nya.
2. STROKEEdit > stroke
Berfungsi untuk mewarnai garis di area seleksi. Ketebalan dan warna bisa diatur di dalam window option nya.
3. TRANSFORM
Edit > TransformTool ini untuk mentransformasi gambar di dalam layer tertentu.
Scale : untuk merubah besar kecilnya suatu gambar
Rotate : untuk memutar gambar
Skew, distorsi, perspektif, warp : untuk merubah bentuk gambar sesuai keinginan kita.
Rotate 180 : untuk memutar gambar sebesar 180 derajat.
Rotate 90 CW : untuk memutar gambar sebesar 90 derajat searah jarum jam
Rotate 90 CCW : untuk memutar gambar sebesar 90 derajat berlawanan arah jarum jam.
Flip horizontal : untuk memirror gambar kearah Horizontal
Flip Vertikal : untuk memirror gambar kearah Vertikal.
4. MODE
Image > Mode
Untuk merubah system pewarnaan, diantaranya :
- RGB : Red, Green, Blue
- CMYK : Cyan Magenta Yellow Black
- Grayscale : untuk warna Hitam Putih.
5. ADJUSTMENTImage > adjustment
Untuk menentukan terang gelapnya gambar ( Brightness/Contrast. Dan bisa pula untuk menentukan warna ( Hue/Saturation )
6. IMAGE SIZE
Image > image size
Untuk merubah besar kecilnya suatu gambar. Bedanya dengan di tool transform adalah seluruh image berubah nilai besar kecilnya.
7. CANVAS SIZEImage > canvas size
Untuk merubah besar kecilnya background. Dan ini akan membuat gambar di layer menjadi terpotong.
8. ROTATE CANVAS
Image > Rotate CanvasUntuk memutar background beserta gambar yang ada didalam area gambar.
9. INVERSE
Select > inverse
Untuk menyeleksi yang bukan area seleksi sebelumnya. Tool ini berfungsi hanya jika ada image atau layer yang terseleksi.
10. FEATHER
Select > featherUntuk memperhalus atau membuat blur suatu gambar yang sudah terseleksi. Ini biasanya digunakan pada saat pemisahan suatu objek gambar dengan background nya.
11. EFFECT
Tool untuk membuat effect ini ada semua di dalam toolbar filter.
12. RULER
View > ruler
Untuk menampilkan ukuran di area gambar. Ukuran bisa disetting dengan cara klik kanan di ruler area gambar maka akan muncul satuan ukuran yang akan digunakan. Seperti pixel, cm , inches, dll.
Kalau kita drag ruler ke dalam area gambar maka akan muncul suatu garis bantu berwarna biru terang. Dan garis bantu ini tidak akan tercetak kalau kita print.
13. SNAPView > snap
Untuk menempatkan gambar dengan pas sesuai dengan keinginan kita. Kalau kita drag suatu objek gambar dan kita sudah mengaktifkan tool snap ini maka kita tidak perlu susah-susah untuk menempatkan gambar. Kita bisa menempatkan gambar pas ditengah, di pinggir atau pada garis bantu.
14. MENAMPILAKAN TOOL
Untuk menampilan tool kita cukup dengan mengklik toolbar windows maka akan muncul tool yang akan kita pakai. Seperti layer, color, history, brush dll.

Mengolah Foto Dengan Photoscape





Photoscape merupakan software gratis yang dapat Anda gunakan untuk mengolah dan mempercantik foto atau gambar. Selain menawarkan fitur-fitur ”dasar” seperti pengatur contrast (gelap atau terang) atau sharpen (untuk menajamkan warna pada foto), Photoscape juga dapat digunakan untuk menambahkan bingkai (frame) pada foto. Ada puluhan jenis bingkat yang dapat Anda pilih.


Photoscape juga dilengkapi dengan fitur Filter, misalnya Film Effect, Antique Photo, Lens Flare, Texture, Pictorialization, dan puluhan jenis filter lainnya. Dengan filter-filter tersebut Anda bisa membuat foto Anda menjadi lebih menarik, antik atau bahkan lucu.


Anda juga bisa menggabungkan atau menyatukan foto dengan Photoscape ini. Anda tinggal melakukan drag and drop pada foto yang ingin Anda gabungkan dan mengubah ukuran foto jika diperlukan.

Download: http://www.photoscape.org/ps/main/download.php




Artikel Mengolah Foto Dengan Photoscape ini dipersembahkan oleh Klik-Kanan.com. Kunjungi Klik-Kanan.com untuk informasi seputar komputer dan internet.

Screen Capture gratis, mudah & cepat dengan FastStone Capture 5.3


Menyimpan gambar yang tampil di layar mungkin merupakan pekerjaan yang mudah. Dengan berbekal tombol Print Screen saja kita sudah bisa menyimpan seluruh tampilan layar atau bisa juga window yang aktif ( Alt+Print Screen). Tetapi bagaimana jika ingin menyimpan area tertentu atau scrolling window ?
Salah satu software gratis terbaik yang saya ketahui adalah FastStone Capture 5.3.
Mungkin sudah begitu banyak software yang berfungsi menyimpan gambar di layar. Sebelumnya saya juga sudah pernah membahas tentang PickPick. Meskipun pickpick mungkin mempunyai bebrapa fitur lebih banyak, tetapi dari segi kemudahan, kecil dan kecepatan penggunaan, FastStone Capture 5.3 mungkin lebih baik.
Mengapa versi 5.3 ? bukankah saat ini versi terbaru sudah ada yaitu FastStone Capture 6.5 ? Alasannya karena setelah versi 5.3, FastStone sudah berubah lisensinya dari freeware menjadi shareware (berbayar). Sehingga versi freeware terakhir adalah 5.3. Kemudian apakah versi ini jauh tertinggal ? Tentu tidak, meski versi 5.3 tetapi fiturnya cukup powerfull.
Berikut beberapa kunci utama (fitur) FasStone Capture 5.3 :
  • Tampilan yang kecil dan ringan, serta portable sehingga mudah digunakan dan di tempatkan dimana saja di layar.
  • Penggunaan memory yang kecil
  • Mampu menggunakan keyboard shortcut dan terintegrasi dengan Print Screen windows.
  • Mampu menyimpan gambar dilayar, dengan opsi penyimpanan:
    • Window aktif saja
    • Seluruh layar yang tampil (Full Screen)
    • Menyimpan tampilan object saja, misalnya toolbar
    • Area tentetu persegi saja dengan menggerakkan mouse
    • Area tertentu (gambar) tidak beraturan
    • Scrolling Window, menyimpan semua tampilan layar yang mempunyai scroll bar ( untuk melihat harus menggeser window ke bawah).
  • Menyimpan tampilan web di browser apapun
  • Hasil keluaran bisa di tentukan (image editor bawaan, clipboard, file atau printer)
  • Watermark gambar secara otomatis
  • Image editor bawaan yang mempunyai berbagai fitur seperti :
    • Garis panah
    • Drop shadow
    • Resize, crop, zoom in/out
    • Memberi tanda bagian penting (highlight)
    • Menyimpan dalam format : BMP, JPG/JPEG, JPEG2000 , PNG, GIF, TIFF, TGA dan PDF
  • Screen Magnifier, color picker
Salah satu fitur yang cukup powerfull dan jarang dimiliki oleh screen capture lainnya ( dan meski sebagian punya, tetapi kadang terbatas) adalah menyimpan scrolling window. Dengan fitur ini kita bisa menyimpan halaman yang mempunyai tampilan memanjang kebawah ( mempunyai scroll bar naik/turun), seperti halaman website, dokumen, bahkan sampai tampilan direktori windows.

Menangkap Tampilan Layar Dengan PicPick



Jika Anda adalah orang yang sering menulis artikel, desainer grafis atau pun pengguna komputer biasa bisa jadi Anda sering menggunakan tombol PrintScreen untuk menangkap gambar tampilan layar pada monitor Anda. Untuk sekedar menangkap tampilan layar penuh (full screen) atau tampilan jendela yang sedang aktif, tombol PrintScreen sudah memadai. Tapi jika Anda ingin fungsi yang lebih, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan PicPick.

PicPick memiliki antarmuka yang sederhana, dengan pengoperasian yang sangat mudah. Saat menjalankan perangkat lunak ini, Anda dapat dengan mudah memilih salah satu dari tool yang ada di menu PicPick Tools.
PicPick menyediakan alat untuk mengambil gambar (screen capturer), editor gambar, pemilih warna, palet warna, pixel ruler, protactor, crosshair, white board, dan masih banyak lagi fitur-fitur lainnya.
Picpick adalah perangkat lunak yang didistribusikan secara gratis (freeware) sehingga kita dapat memakai nya di banyak komputer dan selama Anda mau.
Berikut adalah penjelasan lebih detil mengenai beberapa fitur dari perangkat lunak PicPick:
1. Mengambil Gambar Dari Layar
- Mengambil Gambar Layar Penuh/Full Screen (dapat digunakan pada monitor ganda)
- Active Window
- Window Control (Dapat melakukan scroll pada halaman secara otomatis)
- Daerah tertentu, atau daerah yang telah ditentukan secara tetap
- FreeHand
- Mengulangi pengambilan terakhir
2. Pengeditan gambar
- Fitur pengeditan gambar mirip dengan Microsoft Paint, tetapi dengan lebih banyak kemampuan.
- Menyediakan efek-efek grafis, seperti opacity, blur, sharpen, brightness, contrast, hue, saturation, flip, rotate, dan sebagainya.
3. Pemilih Warna
4. Palet Warna
5. Kaca Pembesar
6. Pixel Ruler
7. Protactor
8. Crosshair
9. Whiteboard
PicPick tersedia dalam berbagai bahasa, diantaranya bahasa Arab, Bulgaria, China, Belanda, Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Norwegia, Polandia, Portugis, Romania, Rusia, Spanyol, Turki, dan sebagainya.
Untuk dapat menggunakan perangkat lunak PicPick, Anda harus terlebih dahulu mengunduhnya di situs web mereka yaitu http://picpick.wiziple.net/. Saat ini PicPick tersedia dalam versi terbaru yaitu versi 2.2.7.

Tips & Trik Desain Web


Membuat link tanpa garis bawah
Anda tidak suka dengan garis bawah yang terdapat pada link ? Di bawah ini trik yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan garis bawah tersebut
Link tanpa garis bawah
Trik tersebut dapat digunakan pada MS Internet Explorer dan Netscape Navigator 4.0 atau lebih.
Download dari website tanpa menggunakan FTP
Apakah Anda mempunyai web site dan ingin membagikan software dari web site Anda ? Tapi Anda tidak mempunyai akses ke server FTP. Jangan bingung ! Anda tetap bisa melakukannya walaupun tanpa FTP. Caranya : gunakan link yang mengarah pada file download.
Download file DI SINI
Pertimbangkan penggunakan Applet Java
Dengan menggunakan aplet Java Anda bisa membuat halaman web yang indah. Tetapi terlalu banyak menggunakan applet Java akan mengakibatkan lambatnya loading. Untuk itu perlu Anda pikirkan “untung – ruginya” sebelum Anda memakai applet Java. Ingat masih banyak netter yang menggunakan komputer dengan akses internet yang lambat.

15 Photoshop Tutorial Untuk Text Effect




Photoshop merupakan salah satu software pengolah grafis yang paling populer. Dari keperluan untuk mengolah foto dari kamera digital sampai dengan membuat desain profesional, semuanya bisa Anda lakukan dengan menggunakan Photoshop.

Untuk Anda yang sedang belajar atau pun sedang memperdalam tentang Photoshop, pada artikel ini kami memilihkan 15 tips dan tutorial yang berhubungan dengan text effect.
Simple, Sleek & Stylish Text Effect

Typographic Concept Poster

Old School Type – Line Gradients

Kaboom! Exploding Text

Fire with Glossy Reflection

Scanline Text Effect

Colorful Glowing Text Effect

Spectacular Flaming Meteor Effect

Advanced Glow Effects

Graffiti

3D Flowery Text Effect

Smooth Glass Type

Swirl Text

Dramatic Text on Fire Effect

Icey Styles